Jowonews

/*! elementor - v3.17.0 - 08-11-2023 */ .elementor-widget-image{text-align:center}.elementor-widget-image a{display:inline-block}.elementor-widget-image a img[src$=".svg"]{width:48px}.elementor-widget-image img{vertical-align:middle;display:inline-block} Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Pilkada Taruhan Kehidupan Berbangsa

PilkadaSEMARANG, Jowonews.com – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak menjadi taruhan kehidupan berbangsa. Sehingga pilkada harus memberi solusi demi tetap terbinanya persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan NKRI.

“Diharapkan pilkada, bisa melahirkan pemimpin yang kuat, yang mampu membawa rakyatnya menyelesaikan berbagai permasalahan yang sedang dihadapi,” ujar anggota DPD RI Bambang Sadono.

Dalam siaran persnya, Bambang mengatakan, pilkada juga diharapkan bisa menghasilkan seorang pemimpin yang disamping mampu menciptakan rekonsiliasi, juga mampu mengkonsolidasikan segenap komponen bangsa untuk menjaga keutuhan NKRI.

Dikatakan, jika kita konsisten dengan Pancasila, UUD 1945, UU, serta GBHN , sebenarnya dapat menjalankan pilkada yang demokratis, jujur dan adil. Tidak ada perselisihan yang begitu tajam diantara kader-kader partai.

“Namun selama ini kita masih berpatokan atau berkiblat pada demokrasi barat. Padahal kita harus tetap bersifat demokrasi yang tidak berkiblat dengan negara manapun,” tegasnya.

Contoh saja, saat ini harus ada partai yang mengusulkan nama atau calon kandidat yang akan menjadi pemimpin daerah. Jika ada partai yang tidak mencalonkan nama kandidat, akan mendapat sanksi. Padahal seharusnya demokrasi yang baik tidak memaksakan apapun. 

“Kita juga sebagai anggota partai yang baik harus tetap mendukung ketua yang terpilih. Tidak perlu “ngotot” calon yang diusung harus menang. Inilah yang dinamakan demokrasi Pancasila yang sesungguhnya,” katanya. (JN01)

BACA JUGA  Nadzir Tanah Wakaf Akan Gugat Wali Kota Semarang

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...