Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Satpol PP Dinilai ‘Mandul’, Miras Bebas Dijual

UNGARAN, Jowonews.comSatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kabupaten (Pemkba) Semarang sebaga penegak peraturan daerah (Perda) dinilai ‘mandul’ melaksanakan tugasnya. Akibatnya, peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten Semarang sangat marak sekali.

Hal itu diungkapkan Pelaksana harian (Plh) Ketua Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Kabupaten Semarang, M. Mustafid, Kamis (17/3). Peredaran miras itu antaralain di Ambarawa, Ungaran, Bergas, Bawen dan Pabelan.

“Padahal, di Kabupaten Semarang sudah ada Perda No. 9 tahun 2013 tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. Dalam perda tersebut, tidak ada toleransi untuk peredaran minuman beralkohol di Kabupaten Semarang,”ungkapnya.

Menurutnya, selama ini Satpol PP tidak komitmen dengan tugas dan fungsinya. Karena pada kenyataanya masih banyak minuman beralkohol beredar di Kabupaten Semarang.

“Buktinya masih banyak beredar, bahkan di tempat hiburan seperti kawasan Bandungan dan lainnya sangat besar peredarannya. Kalaupun ada penyitaan jumlahnya tidak besar,” ujar Mustanfid.

Dari hasil monitoring yang dilakukan oleh GPK masih banyak terdapat tempat-tempat yang menjual mihol. Bahkan untuk mengelabui petugas, mihol tersebut ditempatkan dalam gudang khusus yang tersembunyi. “Jangan sampai Polisi maupun Satpol PP kalau pinter sama penjual minumal keras,” imbuhnya.

Mustafid mengatakan, GPK da FPI dulu kerap diajak kepolisian untuk melakukan monitoring dan razia penyakit masyarakat tersebut. Namun saat ini sudah tidak pernah lagi dilakukan. Sehingga pihaknya tidak tahu persis seberapa besar hasil kegiatan pemberantasan mihol di Bumi Serasi ini.

Mutafid berharap Kepolisian sebagai penegak hukum dan Satpol PP sebagai penegak Perda benar-benar konsisten untuk memberantas peredaran mihol. Sebab tidak ada manfaat positif dari mihol. Justru peredaran mihol tersebut akan merusak kesehatan dan menjadi pemicu kriminalitas serta kecelakaan lalulintas.

BACA JUGA  Satpol PP-Polres Kudus Razia Miras dan Pasangan Mesum di Hotel

“Mestinya pemerintah berani bertindak tegas, jangan setengah-setengah. Minumas keras itu tidak ada manfaat positifnya, kendati ada pendapatan berupa berupa pajak, tapi itu tidak akan berkah untuk pembangunan Kabupaten Semarang dan masyarakatnya,” tandasnya

Sementara itu Satpol PP Kabupaten Semarang, Kamis (17/3) memusnahkan sedikitnya 450 botol mihol dari berbagai merek dan 14 jerigen besar mihol tradisional jenis ciu. Mihol tersebut adalah barang bukti dari hasil operasi di berbagai tempat penjualan. Pemusnahan mihol dilakukan setelah ada putusan dari Pengadilan Negeri Ungaran atas tindak pidana ringan yang dilakukan para pemilinya.

Pemusnahan yang dilakukan di halaman kantor Satpol PP di Jl Brigjen Sudiarto No 34 Ungaran dipimpin langsung oleh Bupati Semarang, Mundjirin dan dihadiri Perwira Penghubung Kodim 0714 Salatiga Mayor Sutrisno, Kepala Satuan Sabhara Polres Semarang AKP Hadi Purnomo, Kepala Satpol PP Kabupaten Semarang,  M. Risun dan beberapa tokoh agama.

“Kami harap Satpol PP juga aktif memberantas minuman alkohol. Sebab miras ini merusak mental dan fisik masyarakat dan generasi muda. Satpol harus bertindak tegas memberantas peredaran miras,” ujar Mundjirin di depan jajaran Satpol PP Kabupaten Semarang. (jn01/jn03)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...