Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Satpol PP Tutup Galian C di Kalikayen

PKL di Salatiga ditertibkan Satpol PP

UNGARAN, Jowonews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Semarang akhirnya menutup penambangan galian C tak berizin di Desa Kalikayen, Ungaran Timur, Jumat (20/11). Penambangan ini diduga ilegal tidak memiliki izin dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Propinsi Jawa Tengah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Semarang, M. Risun mengatakan, kegiatan galian C atau penambangan sirtu harus mengantongi perizinan. Termasuk penambangan di Desa Kalikayen harus memiliki perizinan yang lengap dari UPL/UKL, dan izin penambangan tanah galian C dari Pemprov Jateng.

Namun saat dilakukan pengcekan di lapangan ternyata pengelola depo tidak dapat menunjukan dokumen perijinannya. Risun mengatakan saat diperiksa, pengelola penambangan mengaku sudah ada izin dan dokumen UKP/UPL tahun 2009.

“Untuk penambangan harus memiliki izin yang lengkap hingga ESDM Provinsi Jateng. Kemarin sudah kita lakukan pengecekan, katanya sudah memiliki izin, tapi setelah kita cek ternyata hanya memiliki UPL/UKL itu pun tahun 2009. Kami lalu lakukan koordinasi dengan Satpol PP Porvinsi karena tidak ada izin kami lakukan penutupan,” ungkap Kepala Satpol PP Kabupaten Semarang, M Risun.

Selain itu keberadaan tambang di Desa Kalikayen ini dikeluhkan warga. Warga keberatan adanya alat transportasi yang melalui jalan desanya. Karena jalan ini bukan untuk peruntukan transportasi kendaraan berat.
“Warga pun keberatan kalau jalan di desanya dilalui truk muatan berat karena akan rusak,” ujarnya.

Risun juga berjanji akan melakukan pengawasan di lokasi tambang galian C di Desa Kalikayen. Jika mendapati aktivitas penambangan pihaknya tidak segan-segan untuk mengambil tindakan tegas. Selain itu juga akan melakukan tindakan pada galian C tak berizin di daerah lain.

“Kami akan terus memantau aktivitas di sana, jika mereka melakukan kegiatan lagi maka kami akan melakukan penindakan tegas,” tandasnya. (JN01/JN03)

BACA JUGA  Data Tidak Akurat, Bantuan Pupuk Terancam Kisruh

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...