Jowonews

Logo Jowonews Brown

Soemarmo Dielu-elukan Pedagang Pasar Johar

Seomarmo

 

Seomarmo
Seomarmo

SEMARANG, Jowonews.com– Calon Walikota dari Koalisi Gerindra-PAN H Soemarmo, HS kembali melakukan aksi simpati untuk lebih dekat dengan rakyat. Kali ini Soemarmo kembali mengunjungi pasar Johar untuk melihat langsung penataan kios paska kebakaran beberapa waktu lalu.

Sama seperti kunjungan sebelumnya, kehadiran Soemarmo dielu-elukan pedagang Johar. Mereka mengharapkan agar mantan walikota Semarang ini bisa memperjuangkan aspirasi pedagang khususnya terkait dengan penataan lokasi jualan sementara dan percepatan pembangunan pasar darurat di kawasan Masjid Agung Jateng (MAJT).

Usai berkunjung ke Johar, Calon Walikota yang diusung Koalisi Tugu Muda ini menunaikan sholat Jumat di Masjid Kauman sekaligus silaturahmi dengan imam masjid setempat.

Tidak hanya itu saja Soemarmo yang didampingi Ny Hermin Soemarmo juga bersilaturahmi dengan takmir Masjid Kauman Johar dan remaja masjid. Di sela-sela kunjungan ke Pasar Johar, Soemarmo menyatakan kunjungan kali ini untuk melihat kondisi pasar Johar utamanya penataan kios paska kebakaran beberapa waktu lalu.

“Pedagang berharap agar proses penataan lapak penjualan sementara agar bisa lebih baik dan dipercepat karena waktunya sudah mendekati  bulan suci Ramadhan,” katanya. Jika tidak segera dilakukan pedagang akan mengalami kerugian karena waktu jualan sudah habis hanya untuk mengurusi penataan saja.

Selain itu Soemarmo juga berharap jika proses penelitian oleh laboratorium forensik kepolisian sudah selesai, maka harus ditindaklanjuti dengan pembersihan pasar. “Pemkot dalam hal ini bisa meminta bantuan TNI/Polri bersama-sama pedagang membersihkan puing-puing sisa kebakaran,” terangnya.

Dia mengakui untuk membersihkan sisa kebakaran memang bukan pekerjaan mudah, namun cukup berat. Selain itu aset milik Pemkot juga harus diiventarisir jangan sampai hilang saat proses pembersihan itu. Terkait pembangunan pasar darurat semi permanen di kawasan MAJT, Soemarmo mengatakan mendesak untuk segera dilaksanakan.

BACA JUGA  Temanggung Tambah Desa Siaga Bencana

“Saya kira pembangunan pasar darurat itu super prioritas, jadi harus segera dilaksanakan. Pemkot tidak boleh leda-lede, menangani pembangunan pasar darurat ini, apalagi ada klausul aturan yang membolehkan pembangunan pasar darurat itu tidak harus melalui lelang sehingga bisa dipercepat prosesnya,” tegas Soemarmo.

Namun jika Pemkot masih ragu dengan aturan tanpa lelang ini, mantan Sekda Kota Semarang ini member solusi. Salah satunya dengan melakukan konsultasi lebih dulu dengan BPK serta muspida kota Semarang, seperti aparat kejaksaan dan kepolisian. “Dengan konsultasi ini diharapkan bisa menjadi solusi yang terbaik,” tandasnya. (JN01)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...