Jowonews

Soemarmo Pasang Atribut Mulai Bulan Puasa

Seomarmo
Seomarmo
Seomarmo

Semarang, Jowonews.com – Eks Walikota Semarang Soemarmo HS mengatakan dirinya belum bergerak untuk memasang baliho sosialisasi figur untuk Pemilihan Walikota Semarang Desember mendatang

Pria yang belum lama ini baru menghirup udara bebas ini mengatakan rencananya untuk memasang baliho, poster, dan umbul-umbul sosialisasi figurnya sebagai bakal calon wali kota pada Pilwakot Semarang sebenarnya baru pada bulan puasa mendatang.

“Memang mereka sudah izin ke saya, ya, silakan saja. Namun, saya sendiri baru akan memasang baliho sekitar bulan puasa nanti,” katanya di sela ziarah dan tahlil di Makam Ki Ageng atau Sunan Pandanaran Semarang di Semarang, Kamis (21/5) malam WIB.

Sampai saat ini, Soemarmo mengatakan telah mengikuti proses, seperti mendaftarkan diri ke Koalisi Garuda-Matahari (Gerindra dan PAN) maupun Koalisi Tugu Muda (Golkar, Demokrat, dan PKS). “Kalau rekomendasi, tentu semua kandidat kan menunggu hasil survei yang dilakukan. Saya sudah mengikuti temu teknik di Koalisi Garuda-Matahari, minggu depan uji kompetensi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Soemarmo juga menegaskan kembali keinginannya untuk menyatukan dua koalisi yang ada, yakni Koalisi Garuda-Matahari dan Koalisi Tugu Muda untuk sama-sama membangun Semarang. “Saya pun masih berkeinginan partai-partai politik yang belum berkoalisi, seperti PKB, PPP, dan Nasdem untuk ikut. Ya, kalau bisa akan menjadi modal kekuatan memenangi Pilwakot Semarang 2015,” jelasnya.

Terkait dengan kunjungannya ke makam tokoh Semarang itu, Soemarmo menjelaskan Ki Ageng Pandanaran atau dikenal juga sebagai Ki Ageng Pandan Arang merupakan salah satu pendiri Kota Semarang yang tidak boleh dilupakan perjuangannya. Makam Ki Ageng Pandanaran atau Sunan Pandanaran yang merupakan adipati pertama Semarang berada di Jalan Mugas Dalam II/4, Kelurahan Mugassari, sekitar satu kilometer dari Bundaran Tugu Muda Semarang.

Soemarmo juga akan berziarah ke makam sesepuh lainnya, seperti Kiai Surohadimenggolo V (Sunan Terboyo), Syekh Jumadil Qubro, KH. Muhammad Saleh bin Umar As-Samarani (Mbah Sholeh Darat). Ia menjelaskan tujuannya maju sebagai calon wali kota adalah untuk menyejahterakan masyarakat sehingga harus ada keseimbangan antara hubungan dengan Tuhan dan hubungan dengan sesama manusia. (JN03)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...