Jowonews

Logo Jowonews Brown

Suporter Dilarang Operasikan Drone Selama Pertandingan

SEMARANG, Jowonews.com – Suporter atau penonton yang akan menyaksikan laga PSIS dilarang keras mengoperasikan atau menjalankan drone selama pertandingan berlangsung. Jika itu terjadi, maka panpel bisa kena denda Rp50 juta.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIS, Pujianto menjelang laga PSIS kontra PSPS Pekanbaru, Minggu (30/10) sore di Stadion Jatidiri Semarang. “Kami menghimbau kepada suporter untuk tidak menjalankan drone saat pertandingan, karena dalam aturannya memang drone itu dilarang,” tegasnya.

Pihaknya mengakui memang selama ini pernah ada drone yang dioperasikan sata pertandingan bola berlangsung. Namun drone itu semata-mata untuk memonitor keamanan stadion dan itu milik kepolisian serta sudah atas izin pengawas pertandingan.

“Kalau drone untuk kepentingan lain seperti penayangan gambar atau lainnya itu dilarang, aturannya ada dan ada sanksinya,” imbuhnya.

Himbauan ini disampaikan mengingat beberapa waktu lalu panser biru pernah menjajal drone di Stadion Jatidiri Semarang saat PSIS menggelar latihan. Dikhawatirkan jika drone panser biru itu dijalankan saat laga resmi PSIS, maka panpel terancam denda dari operator kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC).

Selain itu, panpel juga akan melarang pedagang maupun penonton yang membawa air minum dalam botol. “Untuk botol yang masuk stadion itu besok akan kita awasi lebih ketat, pedagang tidak boleh, penonton juga tidak boleh. Jadi air minumnya diwadahi plastik, tidak boleh bawa botol,” terangnya.

Kick off laga PSIS versus PSPS bakal dilaksanakan pukul 15.30 WIB. Harga tiket juga tidak ada perubahan, tribun timur Rp 30 ribu, utara Rp 20 ribu, barat Rp 50 ribu dan VIP Rp 75 ribu. Sedangkan tribun selatan belum difungsikan karena masih tahap renovasi. (Jn19)

BACA JUGA  MA Darussa’adah Launching Program Keterampilan

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...