Jowonews

Logo Jowonews Brown

Umar Hasyim Batal Mundur

umar-hasyimSOLO, Jowonews.com – Sempat mengungkapkan rencananya untuk mundur dari pencalonannya sebagai bakal calon (balon) wakil walikota Solo, politisi PAN Umar Hasyim memastikan diri tetap maju. Dia akan terus menjalani tahapan seleksi yang digelar enam partai politik (parpol) yang tergabung dalam Koalisi Solo Bersama (KSB).

Menurut Umar Hasyim, keputusannya tetap maju itu setelah structural di  partainya tidak menhendaki dirinya mundur. Sehingga dirinya batal menyerahkan surat pengunduran diri yang sebenarnya sudah disiapkan.

“Karena itu keputusan partai ya harus saya jalankan. Setelah ini ya jalan alami saja. Tidak ada sosialisasi khusus, mengalir saja sambil menunggu keputusan KSB,” ujar dia, Kamis (2/7).

Wakil Ketua DPD II PAN Solo, Alqaf Hudaya secara terpisah membenarkan jika partai tak mengizinkan Umar Hasyim mundur dari bursa balon wakil walikota dari KSB. Keputusan untuk tetap mendukung Umar diambil dalam rapat DPD PAN Solo, Rabu (1/7) malam.

“Setelah kami klarifikasi kepada pak Umar dalam rapat DPD semalam, tidak ada alasan untuk mundur. DPD meminta tidak mundur dan tetap jalan terus,” katanya.

Dalam rapat tersebut, lanjut Alqaf, selain dihadiri pengurus harian juga seluruh ketua DPC PAN Solo. Dalam agenda membahas rencana pengunduran diri Umar tersebut memutuskan agar pencalonan tetap dilanjutkan.

Terpisah, disinggung alasan rencana pengunduran diri Umar terkait konflik di internal KSB dan soal transparasi survei yang dilakukan, Alqaf berdalih rencana pengunduran diri Umar hanya lantaran kesederhaaan dan sejumlah kekhawatiran Umar. Sayangnya ia tidak merincil lebih lanjut alasan yang disampaikan Umar.

“Kami tetap meminta agar Pak Umar lanjut, karena kami yakin Pak Umar akan terpilih sebagai Cawawali KSB. Karena itu kami tetap mendukungnya agar tetap maju dan tidak mundur,” ujarnya.

BACA JUGA  Wagub Minta Masyarakat Kontrol Penyaluran Bansos/Hibah

Sebelumnya, balon walikota dari KSB, Anung Indro Susanto mengatakan sejak awal sudah merasa jika niatan mundur yang diutarakan Umar tersebut hanyalah sebagai bentuk kekecewaan sesaat terhadap kondisi internal koalisi.

“Karena merasa kecewa ada perubahan komitmen awal. Perubahan inilah yang membuat beliau kecewa,” ujarnya.

Anung memaparkan, awalnya Umar Hasyim menjadi satu-satunya balon Wawali yang akan didukung oleh enam partai di KSB. Tetapi, dalam perjalananya justru muncul dua nama baru yang juga ikut meramaikan bursa balon wawali yakni M. Fajri dan M. Taufik.

“Karena itu begitu ada kabar kalau Pak Umar serius mau mundur saya langsung melakukan komunikasi intensif dan berupaya agar tidak mundur dari bursa  balon wawali,” ungkap Anung. (JN01)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...