Jowonews

Logo Jowonews Brown

Ketum Golkar Diingatkan Tak Bawa Cukong

JAKARTA – Jowonews.com – Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia meminta Ketua Umum Golkar mendatang tidak membawa kepentingan politik penyumbang dana (“cukong”).

Hal ini ditegaskan Doli setelah beredar kabar adanya praktik politik uang yang dilakukan oknum untuk kepentingan Musyawarah Nasional mendatang.

“Yang sangat berbahaya adalah apabila uang yang diberikan berasal dari ‘bokhir’ atau ‘cukong’ yang pasti akan menitipkan kepentingannya kepada para calon Ketua Umum. Kalau itu yang terjadi, maka partai akan tersandera oleh kepentingan mereka, dan dapat dipastikan partai akan jauh dari fungsinya sebagai kekuatan dan pembela rakyat,” kata Doli melalui keterangan tertulis yang diterima di Batam, Senin.

Doli menyampaikan, kabar yang beredar menyebutkan pembagian uang dilakukan kepada DPD Golkar di Sulawesi Utara dan Jawa Tengah, dengan nilai sangat besar yakni 10 ribu dolar Singapura, 1.000 dolar Singapura, dan 100 juta rupiah per DPD Kab/Kota.

Menurut Doli, jika praktik transaksional itu benar maka patut dicurigai uang tersebut berasal dari para “cukong” penyandang dana yang kelak menitipkan kepentingan kepada calon Ketua Umum Golkar.

“Dari mana sumber dana mereka itu. Pekerjaan apa selain jabatan formal mereka, yang bisa menghasilkan uang sebesar itu dan dengan mudahnya dihabiskan dan ditabur begitu saja. Berbahaya jika dari para ‘cukong’,” kata inisiator Generasi Muda Golkar itu.

Dia mengingatkan praktik politik uang jika benar dilakukan menunjukkan mental politik para kader sudah pada titik nadir. Situasi itu, kata dia, tidak menguntungkan bagi perbaikan dan kebaikan partai ke depan.

Terlebih, apabila praktik itu tidak mampu lagi dicegah bahkan terus melembaga, sehingga mengancam pertumbuhan demokrasi, politik, dan peradaban Indonesia.

BACA JUGA  Dana Banpol PPP dan Golkar Kembali ke Kas Daerah

Munas Golkar akan diselenggarakan tahun ini. Susunan kepanitiaan akan ditentukan melalui rapat pleno yang diselenggarakan akhir bulam Februari 2016. (Jn16/ant)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...