Jowonews

Logo Jowonews Brown

Gelar Simulasi, KPU Kota Magelang Antisipasi Masalah Saat Pemungutan Suara

MAGELANG, Jowonews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara terkait dengan Pemilu 2019 guna mengantisipasi kesalahan, terutama dalam tahapan tersebut.

“Simulasi ini untuk mempersiapkan para pemilih dan penyelenggara agar proses pungut-hitung berjalan lancar,” kata Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron di sela kegiatan itu di alun-alun setempat di Magelang, Kamis.

Pemungutan suara, kata dia, tinggal 22 hari lagi, sedangkan para pemilih dan penyelenggara pemilu dituntut cermat dalam pelaksanaan pesta demokrasi mendatang.

Ia mengatakan bahwa pemilu kali ini sebagai pertama kali digelar secara serentak untuk pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.

Tahapan pungut-hitung Pemilu, 17 April 2019, katanya, di setiap tempat pemungutan suara disediakan lima kotak suara dan lima surat suara untuk dicoblos pemilih, yakni surat suara pilpres, DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota.

“Tahapan ini merupakan proses baru bagi penyelenggara. Oleh karena itu, simulasi ini perlu dilakukan guna mengurangi kesalahan,” ujar dia.

Pembukaan simulasi yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina dan jajaran pejabat kota setempat itu, dimulai pukul 06.30 WIB dengan target selesai pukul 21.00 WIB.

Kegiatan itu, katanya, sekaligus untuk memetakan potensi kesalahan di setiap tahapan.

Ia juga mengharapkan dukungan berbagai pihak pada hari pemilu demi kelancaran pemilihan di daerah setempat.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Wali Kota Windarti Agustina memberikan apresiasi atas kegiatan simulasi tersebut.

“Simulasi ini penting sebagai gambaran situasi sebenarnya pada tahapan pungut-hitung,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa Pemilu 2019 penuh tantangan karena menggabungkan pileg dan pilpres.

Selain itu, katanya dalam keterangan tertulis Humas Pemkot Magelang, pemilu tahun ini juga menjadi pengalaman baru, baik bagi pemilih maupun penyelenggara.

“Sehingga butuh kecermatan dan waktu yang lebih,” kata dia.

Ia mengatakan penyelenggara pemilihan harus bekerja ekstra, menyiapkan sebaik mungkin baik secara fisik maupun mental, mulai persiapan, pemungutan suara, penghitungan suara, hingga rekapitulasi.

Selama ini, katanya, penyelenggaraan pemilu dan pilkada serentak di Kota Magelang selalu berjalan lancar.

Bahkan, partisipasi pemilih mencapai 77,64 persen atau melebihi target nasional yang 77,5 persen.

Ia optimistis bahwa Pemilu 2019 di Kota Magelang dapat mengulang sukses pemilihan sebelumnya di daerah itu. (jwn5/ant)

BACA JUGA  Pengamanan IT KPU Perlu Banyak Perbaikan

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...