Jowonews

Logo Jowonews Brown

Gempa Bumi Aceh: Lokasi Terparah Gempa Bumi ada di Empat Kecamatan Pidie Jaya

ACEH, Jowonews.com – Gempa Bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR) yang berpusat di 10 KM kedalaman laut Pidie Jaya, pada Rabu (7/12/2016) pukul 05.03 Wib menyebabkan banyak bangunan rumah dan ruko milik warga masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya dan Samalangan Kabupaten Bireuen.

Selain Bangunan rusak, gempa tersebut juga menyebabkan Puluhan korban luka dan meninggal dunia karena tertimpa reruntuhan bangunan.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Pidie Jaya, Sulaiman mengatakan dari 8 kecamatan ada 4 kecamatan yang paling parah. Kata Sulaiman sekitar 10 rumah rubuh disetiap kecamatan. Sulaiman berharap tim evakuasi datang cepat untuk mengevakuasi warga antisipasi ada warga yang terjebak direruntuhan rumah.

“Sebenarnya bantuan yang sangat dibutuhkan adalah bantuan orang yang tertimpa-timpa ini, kita butuh tim cepat, alat berat datangkan. Ini bukan soal bantuan apa-apa dulu orang-orang juga belum memikirkan barang apa yang dibutuhkan mereka hanya mikirkan saudaranya,” jelas Sulaiman, Rabu.

Sulaiman menambahkan untuk jalur utama Pidie Jaya dan Bireun ada dua tiang listrik roboh. Hingga kini listrik dibeberapa wilayah masih padam. “Ya banyak yang rubuh tiang listrik dijalur utama Pidie juga rubuh,” kata Sulaiman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya A Manaf menyatakan, Rabu, empat warga meninggal dunia akibat gempa berkekuatan 6,4 skala richter (SR) yang mengguncang wilayah itu.

“Benar, saya sudah mendapatkan informasi ada empat warga Pidie Jaya yang meninggal akibat gempa bumi dan saya belum tahu identitasnya,” katanya di Pidie Jaya.

Menurut Manaf, gempa kuat itu juga merobohkan sejumlah tempat ibadah dan rumah warga, bahkan tidak sedikit warga Pidie jaya dilarikan ke rumah sakit umum daerah, karena mengalami luka parah.

“Mesjid, fasilitas umum dan rumah warga juga banyak yang roboh akibat gempa itu, namun saya belum bisa melaporkan jumlah bangunan yang rusak akibat gempa,” katanya lagi.

BMKG Aceh merilits, gempa 6,4 SR terjadi itu terjadi pada pukul 05:03 WIB, lokasinya persis, 5.19 lintang utara (LU), 96.36 Barat Timur (BT) dan 18 kilometer timur laut Kabupaten Pidie Jaya, dikedalaman 10 kilometer Gempa juga kuat dirasakan di beberapa wilayah Aceh antaranya, Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Sabang, Bireun, Lhokseumawe.

“Usai gempa sudah terjadi lagi gempa susulan sebanyak 4 kali dan dipastikan gempa ini tidak berpotensi terjadinya tsunami, namun masyarakat diimbau mewaspadai terjadinya gempa susulan,” kata Kepala Stasiun BMKG Kota Sabang.

Relawan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri Aceh, Royan yang berada di lokasi rumah sakit mengharapkan bantuan medis dari daerah lain, khususnya daerah terdekat.

Puluhan korban luka-luka ringan dan berat, khususnya patah tulang yang kini berada di Rumah Sakit Umum Daerah di Meureudu sangat membutuhkan bantuan baik paramedis maupun obat-obatan.

Petugas kesehatan di RSUD Pidie Jaya kewalahan menangani korban, karena terbatasnya tenaga kesehatan, katanya. (jn03)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...