Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Gubernur Minta Maaf ke Dewan, Lewat Wagub Mengaku Menyesal

 SALATIGA, Jowonews – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo secara resmi minta maaf kepada anggota DPRD Jateng. Pasalnya, itu terkait pernyataannya yang minta anggota DPRD  membuktikan bahwa DPRD Jateng benar-benar menjadi rumah rakyat dan bukanlah sarang pengemplang uang rakyat.

Permintaan maaf itu disampaikan langsung Wakil Gubernur (Wagub) Heru Sujatmoko dalam penutupan workshop “Training Of Trainers (TOT) Sisitem Integritas Nasional Bagi Pemimpin dan Anggota DPRD Jateng”, di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (12/8).

Menurutnya, Gubernur Ganjar Pranowo menyambut baik dan gembira kegiatan TOT yang diselenggarakan DPRD Jateng. Gubernur menitipkan salam hormat, karena tidak bisa hadir langsung.

Karena Gubernur sedang ada kegiatan di Grobogan, Blora dan Rembang. “Mungkin dalam kegiatan ini (TOT,red) ada bumbu-bumbu sedikit yang dimuat di koran,”ungkap Wagub.

Dibeberkannya, Gubernur Ganjar memahami itu. “Karena saya kemarin (Selasa, red) di telepon. Saya juga sempat telepon Gubernur yang sedang rapat dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah,red) dan disinggung beliau (Soal permintaan ke dewan tersebut,red),”aku Wagub.

Lebih lanjut dijelaskan Wagub, semua diminta berfikir positif saja. Dirinya mengaku membaca sambutan dari Gubernur sangat cepat dan kemungkinan ada yang tidak mengikuti. Tapi ternyata wartawan cermat mengikuti.

 “Saya bacanya (sambutan,red) cepat, mungkin tidak diikuti (dewan,red).Tidak salah wartawan. Wartawan jeli,”katanya.

Oleh karena itu, Wagub menyampaikan dirinya secara pribadi dan Gubernur Ganjar Pranowo mengaku menyesal serta mohon maaf. “Saya secara pribadi da Gubernur menyesal dan minta maaf. Harapan kedepan lebih baik,”tukasnya yang disambut tepuk tangan peserta TOT.

Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi dalam kesempatan itu menyampaikan sekarang ini momentum bagus bagi DPRD dan Pemprovm “Semua niatnya baik. Intinya Jateng sip. Harapan kita semua,”tukasnya.

BACA JUGA  Banyak Bantuan Masjid Tak Dicairkan Ganjar

TOT ini yg pertama dan kita buat pakta integritas dan ditindaklanjuti komunitas integritas, buat komite integritas dan work shop lanjutan gandeng KPK. Harapan kedepan jateng

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo minta kepada anggota DPRD Jateng untuk membuktikan bahwa DPRD benar-benar menjadi rumah rakyat dan bukanlah sarang pengemplang uang rakyat.

“Sekarang tinggal bagaimana rekan-rekan dewan mampu membuktikan kepada masyarakat bahwa DPRD benar-benar menjadi rumah rakyat. DPRD benar-benar mewakili aspirasi dan menyampaikan suara rakyat. Dan DPRD bukanlah sarang pengemplang uang rakyat,”pinta Gubernur, Senin (10/8).

Permintaan itu disampaikan Gubernur melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur Heru Sujatmoko di acara  workshop “Training Of Trainers (TOT) Sisitem Integritas Nasional Bagi Pemimpin dan Anggota DPRD Jateng” di Salatiga, Senin (10/8).

TOT itu sendiri selain dihadiri unsur pimpinan dewan dan perwakilan anggota dewan, juga dihadiri deputi pencegahan KPK, Kajati Haryadi dan perwakilan dari Polda Jateng. Anggota dewan yang membubuhkan tandatangan ada 28 dari 30 yang direncanakan. Satu pimpinan dewan Sukirman tak bisa hadir karena sakit di RS Elisabet Semarang. (JN01)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...