Jowonews

Logo Jowonews Brown

Hendi Tambah Bus Pelajar Gratis, 2015 Sudah Dianggarkan

Hendi-Ita menjawab pertanyaan wartawan. (Foto: Achmad Munif/Jowonews)
Hendi-Ita menjawab pertanyaan wartawan. (Foto: Achmad Munif/Jowonews)
Hendi-Ita menjawab pertanyaan wartawan. (Foto: Achmad Munif/Jowonews)

SEMARANG, Jowonews.com – Bakal calon Walikota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) memiliki perhatian besar terhadap moda transportasi masal. Calon nomor urut 2 yang berpasangan dengan Hevearita GR ini rencananya akan menambah koridor BRT (Bus Rapid Transit (BRT) untuk kawasan perumahan satelit.

Sebelumnya, pada kepemimpinannya kemarin, Hendi juga sukses mewujudkan empat koridor BRT.  Sehingga mampu melayani mobilitas warga Kota Semarang.

“Dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) 2015 hanya merencankan tiga koridor. Namun, realisasinya kita bisa melampaui target yakni empat koridor,” papar Hendi saat melakukan kampanye dialogis di Perumahan Plamongan Indah RT 07 RW 14, Kelurahan Plamongansari, Pedurungan..

Selain penambahan sejumlah koridor BRT, selama kepemimpinannya Hendi juga sudah merealisasi sarana transportasi untuk pelajar atau bus sekolah secara gratis. Di antaranya, rute SMP 17 (Graha Candi Golf) ke Janggli, SMA 16 (kawasan Mijen), SMK 11 (Jalan Grafika) ke Banyumanik. Sedangkan untuk SMP 2 sifatnya masih insidentil.

“Jadi kalau pihak lain masih merencanakan, saya sudah merealisasikannya. Ke depan, jika dipilih kembali jumlah bus sekolah akan saya tambah. Begitu pula dengan koridor BRT,” tegasnya.

Dijelaskan Hendi, saat dirinya menjabat walikota sudah menganggarkan di APBD 2015 sebesar Rp 15 miliar untuk pembelian armada BRT dan armada BRT khusus pelajar secara gratis.

“Untuk BRT pelajar memang belum sempat saya resmikan, tapi sudah berjalan dan sekarang sudah bisa dinikmati,” tambah Hendi.

Pada kesempatan tersebut  Hendi juga mengatakan telah memiliki program pengembangan transportasi umum di Kota Semarang, “Target saya adalah seluruh kelurahan, termasuk daerah pelosok, terlayani angkutan umum yang memadai,” katanya.

Untuk layanan BRT bagi warga Perumahan Plamongan Indah sebenarnya sudah ada koridor I, yaitu rute Mangkang – Penggaron. Namun armada bus tersebut hanya sampai batas ujung timur di Terminal Penggaron saja.

“Maka bagaimana solusinya?. Solusinya Pemkot perlu membuat bus feeder (penghubung) atau armada pengumpan yang fungsinya mengangkut para penumpang di daerah perumahan-perumahan, sekolah,  kawasan industri  hingga  pelosok menuju jalur utama  BRT,”jelasnya.

“Saya sudah menyiapkan program pengadaan bus-bus feeder (pengumpan)  yang nantinya akan melewati rute-rute seluruh perumahan di Kota Semarang,”tukasnya. (JN01)

BACA JUGA  Semarang Targetkan RTLH Sebanyak 1.000 Unit Per Tahun

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...