Jowonews

Logo Jowonews Brown

Petugas Gembok Pelanggar Parkir Pandanaran

SEMARANG, Jowonews.com – Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kota Semarang menyebutkan tindak pelanggaran parkir di wilayah itu cenderung meningkat menjelang Lebaran.

“Kami lakukan lagi operasi penertiban parkir dengan sanksi penggembokan,” kata Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Perparkiran Dishubkominfo Kota Semarang Danang Kurniawan di Semarang, Kamis.

Pada operasi penertiban parkir yang kedua kalinya menggunakan gembok khusus roda mobil, kata dia, petugas masih saja menemukan adanya pengguna jalan yang memarkirkan mobilnya sembarangan.

Operasi penertiban kali itu dilakukan di sejumlah titik padat kendaraan, seperti Jalan Pandanaran yang merupakan pusat oleh-oleh dan belanja, Jalan Pemuda, dan kawasan Simpang Lima Semarang.

Sebenarnya, kata dia, intensitas pelanggaran yang sudah ditertibkan Dishubkominfo bersama tim gabungan semakin lama menurun, terutama sejak operasi dengan penggembokan kali pertama, 14 Juni lalu.

“Namun, beberapa hari ini mulai lagi adanya peningkatan pelanggaran parkir yang mungkin berkaitan dengan momentum Lebaran karena banyak warga yang berbelanja di pusat-pusat perbelanjaan,” katanya.

Oleh karena itu, Dishubkominfo akan terus berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk menindak pelanggar parkir karena bisa mengganggu lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran.

Ia mengharapkan masyarakat untuk memiliki kesadaran menaati aturan lalu lintas, termasuk parkir dengan memanfaatkan kantong-kantong parkir yang disediakan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

“Saran kami, manfaatkan kantong parkir baru pergi berbelanja. Daripada kendaraannya melanggar kemudian kami gembok. Kami tidak akan segan melakukan penertiban bagi pelanggar parkir,” katanya.

Bahkan, katanya, petugsa akan mengangkut seluruh sepeda motor yang melanggar parkir, seperti diparkir di rambu larangan, trotoar, dan berbagai titik yang sudah ditetapkan kawasan larangan parkir.

Selain itu, Dishubkominfo akan terus berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk langkah rekayasa lalu lintas di kawasan pusat perbelanjaan, seperti pemberlakuan jalur satu arah. jn16-ant


BACA JUGA  Rombongan Wartawan "Diusir" Petugas Dari Pulau Nusakambangan

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...