Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Kader Golkar Kudus Kecewa Musda Ditunda Sepihak

KUDUS, Jowonews.com – Kader Partai Golkar di Kabupaten Kudus kecewa berat setelah musyawarah daerah (Musda) DPD Golkar Kudus ditunda secara sepihak. Musda yang salah satu agendanya memilih ketua definitf sedianya digelar, Selasa (10/5) pagi.

Kader dari pengurus DPD kabupaten dan kecamatan sudah berdatangan ke kantor DPD Golkar di Desa Rendeng, Kecamatan Kota. Acara yang dihadiri Plt Ketua DPD Golkar Farida Rahma itu semula berlangsung khidmat.

Namun ketika Farida mendapat giliran memberi sambutan, ketua Fraksi Golkar DPRD Jawa Tengah itu justru membacakan surat keputusan DPD Golkar Jawa Tengah yang menjelaskan penundaan musda. Dalam surat itu disebutkan, musda ditunda karena dalam waktu dekat ini partai Golkar akan menggelar musyarawah nasional luar biasa (Munaslub), 23 Mei mendatang.

“Musda tidak dibatalkan, namun ditunda setelah Munaslub mendatang. Surat ini memang baru diteken tadi malam (Minggu malam – Red). Kami berharap kader legowo menyikapi persoalan ini,” kata Farida.

Sontak, keputusan ini memicu kekecewaan dari para kader. Sebagian bahkan menyuarakan agar Partai Golkar Kudus dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) selamanya. Menanggapi ini, Farida justru mengaku tak ingin berlama-lama menjadi Plt ketua DPD Golkar Kudus.

Farida kemudian berinisiatif mengumpulkan seluruh pengurus kecamatan Partai Golkar untuk menyamakan persepsi, usai musda ditutup. Hanya, sejumlah kader tak mampu menyembunyikan kekecewaannya.

“Musda ini legal karena digelar atas perintah langsung oleh DPD Golkar Jateng. Jika tiba-tiba ditunda secara sepihak, kader di daerah pun justru curiga ada apa-apa dibalik penundaan ini,” kata Nur Sa’di, ketua panitia Musda.

Upaya Menjegal

Hal senada diungkapkan Pengurus Kecamatan Kota Yudian Fahrus. Ia menduga adanya kekhawatiran jika ketua DPD Golkar Kudus yang terpilih nantinya bukan seperti yang dikehendaki pengurus DPD Golkar Jateng.

BACA JUGA  Pemkab Kudus Sosialisasikan Pilkades Serentak

Terlebih sebelum musda, dua nama politisi Golkar Tri Erna Sulistyowati dan Dedhy Prayogo menjadi kandidat kuat sebagai calon ketua DPD Golkar Kudus. Menurut suara yang berkembang, DPD Golkar Jateng lebih condong Erna yang menjadi ketua.

Namun suara akar rumput menghendaki Partai Golkar Kudus dipimpin kader muda. Dedhy yang kini menjabat wakil ketua DPRD Kudus dinilai menjadi representasi kader muda Partai Golkar Kudus.

“Jika niatnya berorganisasi, partai harus siap dengan kaderisasi. Kami ingin segera ada ketua definitif setelah sekitar tujuh bulan dipimpin oleh Plt. Suara akar rumput jangan dihalang-halangi,” katanya. (jn04/jn03)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...