Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Kemarau, Petani Diminta Tak Tanam Padi

padi-sawah-okeSEMARANG, Jowonews.com – Pergantian musim hujan ke musim kemarau membawa dampak bagi sejumlah petani di beberapa daerah. Banyak petani yang mengalami puso atau gagal panen dalam musim tanam (MT) II.

Anggota Komisi B DPRD Jateng, Achsin Ma’ruf mengatakan, penyebab puso adalah tanaman mengalami kekurangan air. Padahal kebanyakan padi yang puso sudah berusia 29-73 hari dan 75-90 hari atau memasuki masa panen.

“Kegagalan panen bukan faktor terbatasnya mesin traktor karena bantuan dari pemerintah kabupaten. Melainkan bantuan yang diberikan oleh pemkab untuk mengatasi kekeringan seperti pembuatan air sumur atau pompa air terbatas,” katanya, belum lama ini.

Menurutnya, hal itu yang menjadi masalah karena kebutuhan tanaman tidak pada dasarnya. Keterbatasan air di musim kemarau jadi masalah utama. “Seharusnya pemerintah memberikan bantuan kepada petani. Dibuatkan air sumur atau pompa kan bisa sehingga tanaman tidak puso,” jelasnya.

Dijelaskan, realisasi target produksi padi tahun ini mencapai 12,6 juta ton atau naik 2 juta ton dari 2014 yang sebesar 10,6 juta ton. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, pada 2014 produksi gabah kering giling (GKG) provinsi ini menurun hingga sekitar 696.712 ton atau 6,73 persen.

Jika dibandingkan dengan 2013, produksi padi mencapai 10,34 juta ton, maka di 2014 mencapai 9,65 juta ton. Hal itu merupakan sumbangan angka penurunan terbesar secara nasional dibanding provinsi lain.

Penurunan tersebut dipicu oleh musim hujan sehingga terjadi penurunan luas panen mencapai 44,54 ribu hektare. Sehingga produktivitas tanaman padi ikut menurun hingga 0,33 persen. Secara nasional angka produksi padi 2014 mencapai 70,83 juta ton GKG, atau mengalami penurunan 0,45 juta ton (0,63 persen) dibanding 2013.

BACA JUGA  Petani Gelar Ruwatan di PN Kendal

“Karena itu kami mengimbau kepada para petani agar tidak menanam padi pada musim kemarau. Sehingga realisasi target padi tahun ini bisa tercapai,” tuturnya. (JN01)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...