Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Pemkab Semarang Intens Cegah Penyakit DBD

UNGARAN, Jowonews.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, tetap intens melakukan pencegahan penyakit demam berdarah dengue kendati jumlah kasus DBD sepanjang triwulan I 2016 menurun dibanding periode sama pada 2015.

Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Dady Dharmadi di Ungaran, Selasa menyebutkan pada Januari-Maret 2015 tercatat 276 kasus, sedangkan pada periode sama 2016 mencapai 265 kasus atau turun 11 kasus penyakit DBD.

Selain itu, katanya, jumlah kasus meninggal dunia karena DBD pada periode sama juga berkurang, dari empat orang pada Januari-Maret 2015 menjadi satu korban meninggal pada 2016.

Ia mengingatkan bahwa DBD masih tetap menjadi ancaman berbahaya, apalagi dalam beberapa waktu terakhir ini terjadi perubahan gejala di tubuh menderita.

“Gejala yang tampak pada penderita tidak diawali dengan bintik-bintik merah di badan, tetapi langsung demam tinggi seperti gejala tifus sehingga perlu tes darah untuk memastikannya,” kata Dady.

Upaya lain yang dilakukan, katanya, antara lain sosialisasi program pemberantasan sarang nyamuk (PSN), yang meliputi menguras, menutup, mengubur atau mendaur ulang sampah yang tidak bisa terurai (3M), serta pemberian bubuk abate.

Dinas Kesehatan setempat juga mengerahkan juru pantau jentik nyamuk untuk mensosialisasikan kegiatan tersebut kepada kader di setiap posyandu di daerah ini.

Ia juga menegaskan, penyemprotan asap (fogging) untuk memberantas nyamuk DBD terbukti kurang efektif karena hanya membunuh nyamuk dewasa, namun tidak mematikan jentik nyamuk.

Kepada masyarakat, ia mengingatkan untuk rutin melakukan 3M dan segera memeriksakan ke dokter atau puskesmas terdekat jika mengalami ada anggota keluarga dengan gejala demam tinggi. (jn03/ant)

BACA JUGA  Masih Perlukah 3M Setelah Divaksin?

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...