Jowonews

Logo Jowonews Brown

Pengembangan Pungkruk Butuh 12 Milyar

wpid-logo_kab_jepara_notdesigner.blogspot.com_.jpgJEPARA,Jowonews.com – Pengembangan kawasan Pungkruk Desa Mororejo paska pembongkaran bangunan karaoke sepenuhnya bakal menggunakan dana APBD. Hanya saja, pembangunan tidak bisa dilakukan dalam satu periode anggaran.

 Kabag Humas Pemkab Jepara Hadi Priyanto menjelaskan, berdasarkan rancangan yang sudah ada, pembangunan sejumlah fasilitas yang ada diperkirakan membutuhkan anggaran sebanyak Rp 12 miliar. Dengan dana sebesar itu, maka pembangunan tidak bisa langsung dilakukan dalam satu tahun anggaran. “Kemungkinan tiga hingga empat tahun anggaran. Pembangunan akan dilakukan bertahap dan berkelanjutan,” terang Hadi, Senin (24/8).

  Meski tidak bisa langsung dibangun secara keseluruhan, bukan berarti kawasan itu tidak bisa dimanfaatkan sebagai tempat usaha sebagaimana yang dikhawatirkan oleh pengusaha karaoke Pungkruk. Pembangunan tahap pertama akan memprioritaskan pengembangan lokasi usaha kuliner. Sebab konsep utama penataan kawasan itu adalah pengembalian fungsi ke pusat wisata kuliner.

  “Pembangunan kawasan itu akan berintegrasi dengan fasilitas wisata yang sudah ada sebelumnya. Seperti taman dan sejumlah bangunan tempat berjualan. Dalam perencanaan, fasilitas yang sudah ada tersebut tetap akan dimanfaatkan, kemudian dikembangkan,” ungkap dia.

  Hadi menerangkan, pengusaha karaoke di kawasan Pungkruk dipastikan akan bisa ditampung di tempat usaha kuliner yang dibangun baru maupun pengembangan tempat yang sudah ada.

 “Itu jika mereka berkenan. Meski secara perhitungan keuntungan usaha karaoke lebih besar, tapi kami berharap mereka bisa memakluminya. Sebab bagaimanapun juga usaha karaoke di kawasan itu melanggar banyak aturan. Mulai dari perijinan, hingga persoalan prostitusi,” ucap dia.

 Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan (Ciptaruk) Jepara, Ashar Ekanto menjelaskan, untuk pembangunan memang direncanakan mulai tahun depan. Pihaknya sendiri sudah mengajukan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk pembangunan tahap pertama. Dia menandaskan memang memprioritaskan pembangunan usaha kuliner.

BACA JUGA  Penutupan Pasar Ngabul Pekan Pertama Januari

  “Dalam rancangannya, kawasan Pungruk akan dilengkapi sejumlah fasilitas seperti area bermain di laut, tracking mengrove, pemancingan, area panggung pertunjukan terbuka, los souvenir serta plasa utama. Mengingat fasilitas cukup mewah itu, APBD tidak bisa mendanainya dalam satu satu periode,” katanya. (JN01)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...