Jowonews

Proyek Simpang Lima Boyolali dengan Dana Rp 9,8 M Dimulai

Bupati Boyolali Seno Samodro. (Foto : Soloraya online)
Bupati Boyolali Seno Samodro. (Foto : Soloraya online)
Bupati Boyolali Seno Samodro. (Foto : Soloraya online)

BOYOLALI, Jowonews.com – Proyek pembangunan simpang lima atau taman siaga di Boyolali mulai dikerjakan. Bupati Boyolali, Seno Samodro, Rabu (29/7) petang meresmikan dimulainya proyek yang menelan anggaran Rp 9,8 miliar itu.

Proyek yang menggabungkan lahan bekas kantor Bank Jateng dengan Taman Kota Sono Kridanggo itu diharapkan nantinya menjadi ikon Boyolali. “Di taman siaga ini dipasang patung arjuna wijaya,” ujar Bupati Seno Samodro dalam acara itu.

Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Armada Hada Graha dari Magelang, dengan masa pengerjaan selama 150 hari kalender. Bupati mewanti-wanti kepada pelaksana proyek agar dapat selesai tepat waktu. “1 September (2015), pekerjaan ditengah harus sudah siap untuk dudukan patung arjuna wijaya dan kolamnya,” pinta Seno.

Menurut dia, patung arjuna wijaya nantinya akan berbeda dengan yang sudah ada selama ini disejumlah daerah lainnya. Seperti di Solo Baru (Sukoharjo), Monas maupun di Bali. “Patungnya lebih artistik dan akan menjadi ikon Boyolali. Kota kecil yang seksi,” kata Seno.

Jumlah kuda dalam patung arjuna wijaya tersebut juga akan menjadi yang paling banyak. Selain itu ukuran kudanya juga lebih besar dari aslinya. Patung arjuna wijaya saat ini juga telah dalam proses pengerjaan di Yogyakarta dengan nilai proyek Rp 6 miliar.  “Akhirnya, apa yang saya janjikan untuk membangun simpang lima bisa terwujud. Kami berharap kontraktor bisa mengerjakan proyek dengan baik dan selesai tepat waktu,” harapnya.

Dijelaskan, simpang lima nantinya disisi timur nantinya juga aka nada SPBU, area khusus pedagang kaki lima dan lahan parkirnya. Disisi timurnya lagi akan dibangun jembatan melintasi Kali Gede. Ini sekaligus untuk menghidupkan kawasan utara Kali Gede.

Dalam acara itu, Bupati juga menandatangani 18 prasasti pembangunan 18 proyek. Yaitu pembangunan pengaman jembatan Taring Desa Wonodoyo, Kecamatan Cepogo, menara Masjid Ageng, pembangunan embung di Lampar, Musuk, museum R.Hamong Wardoyo, Puskesmas Karanggede, Pembangunan Kecamatan Wonosegoro, Gedung Kantor Kecamatan Musuk, Gedung Kantor Kecamatan Sawit, pembangunan pospol dan koperasi, pembangunan gedung BPBD, Puskesmas Banyudono I, Puskesmas Ngemplak, Puskesmas Nogosari, rumah dinas wakil bupati, gapura identitas, gedung Sapi Ndekem, dan poliklinik terpadu RSUD Pandanarang.

Termasuk pembanguan simpang lima. General Manager (GM) PT Armada Hada Graha, Tri Hatmanto, menyatakan siap mengerjakan proyek simpang lima tepat waktu. Dalam pengerjaannya, juga lebih banyak menggunakan alat berat. Sehingga tidak perlu menggunakan tenaga kerja terlalu banyak. (JN01)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...