Jowonews

Puluhan Desa di Wonogiri Alami Kekeringan Akibat Kemarau

kekeringanWonogiri, Jowonews.com – Kekeringan terus melanda kawasan di Jawa Tengah dan sekitarnya. Yang terbaru, sebanyak 38 desa yang berada di delapan kecamatan, Kabupaten Wonogiri mengalami kekeringan akibat musim kemarau yang berkepanjangan, kata Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri Suharno.

Menurut Harno, telaga yang diandalkan warga di daerah tersebut untuk memenuhi kebutuhan air bersih sekarang hampir semuanya juga sudah mengering, kata Sekretaris Daerah Kabupaten Wonogiri Suharno  ketika menerima bantuan air bersih dari Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Rabu (5/8) kemarin.

Menurut Harno, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari warga yang tinggal di 38 desa tersebut sekarang sudah membeli yang harganya antara Rp150 ribu sampai Rp200 ribu per tangki.

“Ya untuk harga air bersih di sini memang bervariasi dan ini tinggal dilihat jaraknya, semakin jauh seperti di daerah Paranggupito bisa mencapai Rp200 ribu per tangkinya,” ujarnya.

Sementara, direktur Utama Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat mengatakan pemberian bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari imbauan Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo.

Ia mengatakan dari perusahaan yang dipimpinnya memberikan bantuan air bersih sebanyak 2000 tangki, yang masing -masing untuk Wonogiri 740 tangki dan sisanya diberikan daerah Kabupaten Pati, Kabupaten Blora dan Kabupaten Rembang.

Dikatakan untuk perusahaan jamu ini juga akan memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan di daerah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT). “Kami sedang melakukan survei untuk kedua daerah tersebut nanti dalam waktu dekat akan kami berikan bantuan air tersebut,” katanya. (JN03)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...