Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Ribuan Buruh Salatiga Belum Ikut BPJS

BPJS Kesehatan. (Foto : BPJS)
BPJS Kesehatan. (Foto : BPJS)
BPJS Kesehatan. (Foto : BPJS)

SALATIGA, Jowonews.com – Ribuan pekerja perusahaan atau badan usaha  di Kota Salatiga, hingga semester pertama 2015 ini belum didaftarkan menjadi peserta Badan Penyelenggaran Jaminan Kesehatan (BPJS). Pihak BPJS kini sedang bekerjasama dan berkoordinasi dengan Dinsosnakertrans Kota Salatiga.

Kepala Kantor Layanan Operasional (KLO) BPJS Kota Salatiga, Hafidz Nugroho mengatakan, pihaknya gencar menghimbau kepada warga masyarakat untuk mendaftar  BPJS mandiri kepala keluarga
(KK)secara gotong royong.

Sedangkan untuk badan usaha yang belum mengikutsertakan karyawannya ke BPJS, bisa dilakukan bersama Dinsosnakertrans Salatiga sebagai dinas yang menangani perusahaan di Salatiga dan perusahaan yang ada di daerah perbatasan.

“Masih banyak karyawan perusahaan yang belum didaftarkan ke BPJS kesehatan dan BPJS tenaga kerja. Jumlahnya yang belum mendaftarkan kurang lebih ribuan warga. Sedangkan perusahaan yang telah mendaftarkan karyawannya di Salatiga sekitarnya kurang lebih 360 badan usaha,” jelas Hafidz Nugroho kepada wartawan.

Ditanya mengenai klaim biaya pengobatan kesehatan yang dikeluarkan BPJS di KLO Salatiga, sebesar Rp 8 miliar per bulan. Klaim tersebut untuk RSUD Salatiga nilainya terbanyak, Rp 5 miliar, kemudian untuk tiga rumah sakit lainnya, RS Dinas Kesehatan Tentara (DKT), RS Puri Asih dan RSTP Ario Wirawan, kurang lebih Rp 3 miliar.

Sementara, sejumlah warga di Salatiga berharap agar pelayanan BPJS dilakukan dengan baik. “Warga memang butuh pelayanan kesehatan dengan bisa terlayani dengan baik. Yang membikin tidak nyaman pelayanan BPJS, pasien harus diwajibkan membawa rujukan dari dokter keluarga apabila berobat ke rumah sakit,” katanya.

Dia menambahkan kalau kondisi darurat terkadang sampai di rumah sakit rujukan ditanyakan. “Akhirnya rujukan diurus belakangan, seharusnya darurat ada prioritas,” ujar Rosa (38) warga Sidorejo, Salatiga.

Sementara, Kabag Humas Pemkot Salatiga, Adi Setiarso mengatakan, program BPJS adalah program pemerintah yang baik. Kegiatan ini dalam rangkat menjamin kesehatan warganya, sebab itu bagi warga yang belum mendaftarkan diri agar segera mendaftarkannya.

”Bagi warga yang belum masuk BPJS mandiri silahkan segera mendaftarkan diri sesuai aturan BPJS. Karena ini sangat penting,” himbaunya. (JN01)

BACA JUGA  Ritel Harus Tampung Produk UMKM

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...