Jowonews

Logo Jowonews Brown

Semarang Dapat Penghargaan Kota Layak Anak

tavipSemarang, Jowonews.com – Semarang mendapatkan penghargaan sebagai Kota Layak Anak Kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Penghargaan Kota Layak Anak itu diserahkan pada Peringatan Hari Anak Nasional 2015 di Istana Bogor, Selasa (11/8) lalu, menyusul penghargaan serupa yang diterima pada 2012 dan 2013.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung Semarang sebagai Kota Layak Anak,” kata Penjabat (Pj) Wali Kota Semarang Tavip Supriyanto di Semarang, Rabu.

Penghargaan yang berhasil diraih Kota Semarang itu, kata dia, tidak terlepas dari peran serta berbagai pihak, baik Pemerintah Kota Semarang dan seluruh elemen masyarakat. Pemkot Semarang, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, kata dia, selama ini banyak yang telah memperhatikan fasilitas pendukung guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak.

Ia mengatakan Kota Semarang sudah memiliki forum anak yang ada di 177 kelurahan, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), dan Pusat Pelayanan Terpadu Seruni. “Berbagai forum perempuan dan anak ini aktif berkegiatan dengan memberikan pendampingan pada perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan, termasuk ‘traficking’,” katanya.

Menurut dia, setidaknya ada empat hak anak yang menjadi indikator dalam penilaian Kota Layak Anak, yakni hak hidup, hak tumbuh kembang, hak berpartisipasi, dan hak perlindungan.

Dalam pemenuhan hak hidup, kata dia, Pemkot Semarang selama ini telah mempermudah pengurusan akte kelahiran, mendukung pemenuhan air susu ibu (ASI) eksklusif dan imunisasi terhadap anak.

Dalam hak tumbuh kembang, Tavip mengatakan pendidikan dan kesehatan menjadi program prioritas, salah satunya pembebasan biaya bagi pasien tidak mampu dan pendidikan gratis sampai SMA. “Hak berpartisipasi dan hak perlindungan juga dipenuhi, misalnya kebebasan untuk menentukan sekolah yang dipilih, serta melindunginya dari bahaya narkoba dan perdagangan anak,” katanya.

BACA JUGA  Polisi Pastikan Mahasiswi Undip Michele Gloria Tewas Bunuh Diri

Ke depannya, ia berharap antarsatuan kerja perangkat daerah (SKPD) bisa lebih sinergis terkait permasalahan anak, terutama pemenuhan fasilitas untuk anak-anak berkebutuhan khusus. “Ini (penghargaan, red.) merupakan kado manis menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI. Penghargaan ini untuk warga Semarang, ke depan kami akan berupaya lebih baik,” pungkasnya. (JN03)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...