Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Sragen Raih Predikat Kota Layak Anak Tingkat Nindya Tahun 2022

Perundungan dan kekerasan terhadap anak adalah kasus yang kerap menghiasi telinga kita akhir-akhir ini. Permasalahan ini perlu menjadi perhatian seluruh pihak. Salah satunya adalah komitmen pemerintah daerah untuk memastikan anak-anak mendapatkan kenyamanan, dan dapat melakukan aktivitas dengan menyenangkan.

Untuk itulah pemerintah senantiasa mendorong kota-kota di Indonesia menjadi Kota Layak Anak (KLA). Untuk menjadi KLA, suatu kota harus mampu merencanakan, menetapkan, serta menjalankan seluruh program pembangunannya dengan berorientasi pada hak dan kewajiban anak. Hal ini dimaksudkan agar anak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Di Jawa Tengah, baru-baru ini Pemerintah Kabupaten Sragen meraih predikat Kabupaten Layak Anak tingkat Nindya tahun 2022.

Penghargaan yang diberikan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI ini langsung diterima Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, pada (22/7/2022) lalu di Bogor.

KLA tingkat Nindya ini baru diraih setelah lima tahun berturut-turut Sragen memperoleh penghargaan KLA tingkat Pratama.



Ketua Gugus Tugas KLA, Aris Tri Hartanto mengatakan, sejak 2008 lalu Pemkab Sragen menginisiasi KLA ini secara mandiri. Baru pada 2009 Kabupaten Sragen mendapatkan KLA predikat Pratama untuk pertama kalinya.

Pada 2012, 2013, 2018 dan 2019 Pemkab Sragen tetap bertahan di predikat Pratama. Baru 2021 penghargaan KLA predikat Madya dan pada 2022 ditingkat Nindya.

Ia mengungkapkan Pemkab Sragen menjadi salah satu dari 66 Kabupaten/Kota se Indonesia penerima KLA tingkat Nindya. Sementara tingkat Pratama ada 122 Kabupaten/kota, Madya 117 dan delapan Kabupaten/Kota di predikat Utama.

Ia menyatakan penghargaan ini bukan tujuan akhir, perlu bahu membahu dan kolaborasi berbagai pihak untuk memberikan perlindungan anak dan pemenuhan hak anak, tambahnya.

Sementara itu, Bupati Yuni pada mengucapkan terima kasih pada semua yang telah terlibat dalam penghargaan KLA ini.

BACA JUGA  Kejati Jateng Siap Tahan Bupati Sragen

Yuni menyebut untuk memperoleh KLA predikat Utama sangatlah sulit terlihat hanya ada delapan kota/Kabupaten yang memperolehnya tahun ini.

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...