Jowonews

Tiga Dewan Jateng Mundur Nyalon Kepala Daerah

PKBSEMARANG, Jowonews.com – Tiga anggota DPRD Jateng mundur dari keanggotaanya karena ikut mencalonkan diri dalam Pillada 2015. Mereka semua berasal dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yakni Asip Kholbihi, Sarif Abdillah, dan Arif Rohman.

Sarif Abdillah yang mencalonkan diri sebagai calon bupati Wonosobo mengaku sudah mengajukan surat pengunduran diri ketika surat rekomendasi sudah turun. “Nanti DPW PKB yang akan mencarikan pengganti saya untuk duduk di kursi DPRD,” kata anggota Komisi B itu.

Sarif yang berpasangan dengan Usup Sumanang dan diusung oleh PKB, Gerindra, PAN, dan Demokrat, telah mendaftar ke KPU Wonosobo pada 28 Juli. Dia mantap maju dalam bursa Pilkada 2015 karena ini merupakan tugas dari partai. “Semua jelas sudah dipertimbangkan. Ada kewajiban yang harus saya tunaikan. Tinggal cara pandangnya saja,” tuturnya.

Sementara bakal calon wakil bupati Blora dari koalisi PKB, Nasdem dan Hanura, Arif Rohman, juga siap mundur. Saat ini Arif tercatat sebagai anggota Komisi B.

Arif yang berpasangan dengan petahana Bupati Blora Joko Nugroho tersebut, sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota DPRD. “Karena rekomendasi sudah turun, saya ajukan surat pengunduran diri,” ujarnya.

Menghadapi pilkada serentak Desember mendatang, politisi asal Blora ini mengaku optimistis bisa meraih dukungan signifikan dari masyarakat, mengingat hasil survei menyatakan pihaknya masih unggul.

Berdasarkan survei kami masih unggul. Kami harapkan dukungan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Blora,” paparnya.

Selain ketiga partai pengusung PKB, Nasdem dan Hanura, dirinya juga didukung oleh Demokrat dan PKS. Dengan merapatnya dua partai tersebut kemungkinan hanya ada dua pasang calon yang akan bertarung di Kabupaten Blora. Satu pasangan lain adalah Abu Nafi-Dasum yang diusung Koalisi PDIP-Gerindra.

Sementara itu dua kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng juga mundur dari keanggotaannya di DPRD. Mereka adalah Dedi Indriyanto yang menjabat sebagai wakil ketua DPRD Sragen, dan Hamid Nur Yasin anggota Komisi 9 DPR RI.

Dedi berpasangan dengan Kusdinar Untung Yuni Sukowati di Sragen, dan diusung oleh Gerindra dan PKS. Sementara Hamid Nur Yasin berpasangan dengan Wawan Setya Nugraha maju di Kabupaten Wonogiri, dan diusung PKS, Gerindra, PAN, Demokrat, PPP.

“Karena ini bagian dari penugasan partai, maka ada kesadaran untuk mundur. Jadi anggota DPR atau tidak, semua kader harus mendukung penuh kesuksesan calon dari PKS,” kata Ketua Desk Pilkada PKS Jateng, Hadi Santoso.

DPW PKS Jateng mantap mengusung kadernya di lima daerah. Empat adalah calon wakil kepala daerah, dan satu calon kepala daerah.

Selain Sragen dan Wonogiri, di Kota Semarang kader PKS Zuber Safawi berpasangan dengan Sumarmo. Untuk Kota Surakarta, Muhammad Fajri berpasangan dengan Anung Indro Susanto, dan Kota Magelang ada Hamdan Basyaiban. (JN01)

Tinggalkan komentar