Jowonews

TPID Banyumas Sidak Harga Sembako ke Pasar

image

Banyumas, Jowonews.com – Hari ke dua Bulan Puasa/Ramadhan Tim Pengendali Inflansi Daerah (TPID) Kabupaten Banyumas melakukan Inspeksi mendadak (sidak) harga kebutuhan  pokok masyarakat (Pokmas) di beberapa pasar di Kabupaten Banyumas, Tim terdiri dari unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Ketua DPRD, Wakil Bupati,  Pimpinan Bank Indonesia, Ketua Hiswana Migas, dan Pimpinan Dinas/Lemtekda terkait dan dipimpin langusng oleh Bupati Banyumas Ir. H. Achmad Husein.

Tim melakukan sidak di pasar Manis Purwokerto, Pasar Karanglewas, Pasar Cilongok dan meninjau stok beras di Gudang Bulog Cindaga Kebasen Jum’at (19/6) kemarin.

Pada sidak di Pasar manis Purwokerto, tim langsung menyusur dan medatangai pedagang  daging didapatkan harga daging sapi murni mencapai dari Rp. 110.000,-/kg, harga telur  ayam ras dari Rp. 22.000,/kg naik menjadi Rp. 22.500,-/kg, beras dari Rp. 8.000/kg menjadi Rp. 8.500,-/Kg, Bawang Putih Rp. 18.000,-/kg naik menjadi Rp. 20.000,-/kg, bawang merah Rp. 25.000,-/kg naik menjadi Rp. 28.000,-/kg dan untuk harga cabe cederung stabil yaitu harga cabe merah besar kriting, Rp. 33.000,-/kg,  cabe Merah besar biasa Rp. 33.000/kg, dan Rawit merah Rp. 24.000,-/kg, Rawit Hijau Rp. 18.000,-/kg 

Di pasar Karanglewas harga daging sapi  lebih murah yaitu Rp. 105.000/Kg, harga daging ayam ras Rp. 22.500,-/kg, cabe merah mengalami penurunan dari Rp. 33.000/kg menjadi 32.000,-/kg,  bawah merah Rp. 30.000,-/Kg turun menjadi Rp. 28.000,-/kg, beras IR 64 medium Rp. 8.500,-/kg, harga cabe masih cenderung sama seperti di Psar Manis Purwokerto serta untuk harga kentang masih stabil di harga Rp. 7.000,-/kg

sidak  di Pasar Cilongok harga beras IR 64 (medium) Rp. 8.500/kg harga daging sapi murni Rp. 106.500,-/kg Daging ayam ras masih dipatokan harga Rp. 22.500,-/kg,  telur ayam ras Rp. 22.200,-/kg naik menjadi Rp. 22.500,-/kg, harga cabe cederung stabil seperti di Pasar Manis dan Pasar Karanglewas. 

Dalam kunjungannya di Gudang Bulog Cindaga, Stok beras keseluruhan 5.0000 ton yang akan dikluarkan untuk program beras raskin dimana setiap bulannya dikeluarkan 848 ton sehingga mampu untuk mencukupi kurang lebih 5,5 bulan

Disela sidak Bupati Achmad Husein atas nama TPID mengatakan, Harga Kebutuhan pokok secara umum stabil, tidak mengalami kenaikan yang berarti karena disamping stok yang tercukupi juga permintaan belum terlalu tinggi bahkan ada yang mengalami penurunan yaitu harga cabe.

” secara umum harga Pokmas masih wajar kalaupun terjadi kenaikan tidak terlalu tinggi dan masih terjangkau, untuk daging di Pasar Karanglwas dan Cilongok sama hanya di Pasar Manis ada sedikit naik untuk cabe merah besar juga masih wajar bahkan di Pasar Karanglewas turun.” jelasnya

Untuk antisipasi kenaikan harga menjelang lebaran Tim akan selalu melaksanakan pemantauan dan akan mengadakan oprasi pasar ” kita Tim TPID akan selalu mengadakan pemantauan dan akan melaksankan oprasi pasar khusus  yaitu dengan pembagian beras raskin yang direncanakan akan dibagikan mujlai tanggal 25 juni 2015, apabila terjadi kenaikan dan memberatkan masyarakat akan mengumpulkan pedagang untuk dicari solusinya” tambahnya.

Terkait dengan stok dan kwalitas beras raskin Husein mengatakan, masyarakat tidak perlu kuatir stok beras aman dan tercukupi dan mulai bulan Juni beras raskin merupakan beras baru dengan kualitas terjamin 

” di Banyumas sekarang menggunakan metode baru dimana bulog tidak lagi membeli beras tapi membeli gabah yang apabila disimpan jauh lebih tahan lama yaitu sampai 2 tahun, dan pada saat mau digunakan baru akan digiling dan hasilnya seperti apa yang ada di gudang Bulog Cindaga berasnya putih bersih dan tidak berbau, dan mungkin ini satu-satunya yang menggunakan sitem ini di Kabupaten lain tidak” imbuhnya.(JN-13)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...