Jowonews

Logo Jowonews Brown

Ganjar: Kita Mesti Selektif Terhadap Tenaga Kerja Asing

Ganjar saat di KSI Banjarnegara. (Foto: Pratama Widodo/Jowonews)
Ganjar saat di KSI Banjarnegara. (Foto: Pratama Widodo/Jowonews)
Ganjar saat di KSI Banjarnegara. (Foto: Pratama Widodo/Jowonews)

Semarang, Jowonews.com – Gubernur Provinisi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengambil sikap selektif terhadap masuknya tenaga kerja asing dari beberapa negara sebagai bentuk dukungan dan perhatian terhadap para tenaga kerja lokal.

“Kita mesti hati-hati dan selektif betul, syarat yang paling bagus adalah kalau memang tenaga kerja itu dibutuhkan harus bisa berbahasa Indonesia,” kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Semarang, Senin (7/9) kemarin.

Ganjar mengaku tidak mempermasalahkan sejumlah perusahaan di Jateng menggunakan tenaga kerja asing, asal memenuhi berbagai persyaratan yang sudah ditentukan. Menurut Ganjar, toleransi terhadap penggunaan tenaga kerja asing dapat diberikan jika yang bersangkutan mempunyai keahlian khusus.

“Kalau sumber daya manusia kita belum sanggup dan harus mendatangkan tenaga kerja asing seperti dari Tiongkok, ya ‘monggo’, tapi kalau cuma tenaga kasar ya tidak usah, ‘wong’ di sini masih butuh banyak,” tandasnya.

Ganjar mengaku sudah memberi sejumlah masukan kepada Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri untuk mengantisipasi serbuan tenaga kerja asing ke Indonesia. 

Pemprov Jateng juga berkoordinasi dengan sejumlah satuan kerja perangkat daerah dan instansi lain seperti TNI, Polri, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jateng untuk mengawasi masuknya tenaga kerja asing yang ilegal. “Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan, Badan Penanaman Modal Jateng, termasuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sedang mengecek,” pungkasnya. (JN03)

BACA JUGA  Warga Sukoharjo Gugat Proyek Tol

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...