Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

KKB Tetap Solid, Anggap Omongan Seno Hanya Klaim

Surat Suara Pilkada

 

Surat Suara Pilkada
Surat Suara Pilkada

BOYOLALI, Jowonews.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Golkar (PG) Boyolali secara tegas membantah klaim sesepuh DPC PDIP Boyolali Seno Kusumoarjo, bahwa Koalisi Boyolali Bangkit (KBB) telah pecah. Pasalnya, enam parpol yang tergabung dalam KBB, yaitu Partai Golkar, Demokrat, Gerindra, PKS, PAN dan PKB sekarang ini malah semakin solid.  

“Saat ini kami justru semakin solid. Pasangan balon yang akan diusung juga sudah memasuki tahap final. Tunggu saja tanggal mainnya,”tegas Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PKS Boyolali, Tugiman B Semita kepada wartawan Selasa (30/6).

Menurutnya, persiapan di KKB sekarang ini semakin matang. Bahkan sekarang ini KBB sudah mempersiapkan tiga formasi pasangan balon untuk diusung dalam pilkada. Namun siapa saja yang mengisi formasi tersebut, Tugiman belum bersedia menyampaikan.

Komunikasi yang dibangun di KBB juga sudah dikomunikasikan dengan DPP masing-masing parpol anggota koalisi. “Jadi siapapun nanti yang akan kami usung, sudah tidak ada masalah di DPP,” katanya.

Menurut Tugiman, partainya juga tidak ada opsi untuk merapat ke PDIP dalam pilkada Boyolali. Ia meyakinkan, kabar empat parpol anggota KKB bergabung ke PDIP, dianggap sebatas klaim.

PKS bergabung dengan Golkar sudah cukup memiliki kans mengusung pasangan calon, yakni dengan 10 kursi di legislatif. Meski demikian, pihaknya tetap yakin KBB akan mampu mengusung pasangan balon dalam pilkada Boyolali untuk menghadang pasangan Seno Samodro-Said Hidayat dan pasangan independen, Cahyo Sumarso-M Yakni Anwar.

Hal yang sama disampaikan Ketua DPD PG Boyolali Fuadi. Dia mempertanyakan klaim PDIP tersebut. Menurut dia, klaim itu harus dibuktikan dengan hitam di atas putih atau MoU.

“Kalau masih tahap lobi-lobi itu wajar, parpol di Boyolali juga semuanya masih lobi-lobi, tapi apa sudah ada deal? Saya kira belum,” kata Fuadi.

Fuadi pun menyambut baik dinamika politik menjelang pilkada belakangan ini. Santernya rumor perpecahan di tubuh KBB, jajaran presidium dan pimpinan parpol anggota koalisi justru semakin solid.

BACA JUGA  Petik Pete, Tewas Kesetrum

Dia pun mengaku selaku partai maupun pribadi tidak ada wacana menyeberang ke PDIP. “Komunikasi politik dengan PDIP seperti yang diklaim PDIP, juga belum pernah. Tunggu saja perkembangan selanjutnya,” imbuh.

Sementara itu parpol anggota KBB yang pernah menyampaikan adanya kemungkinan menyeberang ke PDIP, diantaranya PAN dan PKB. Wakil Ketua DPD PAN Boyolali, Musthofa Syafawi, mengatakan secara pribadi lebih condong untuk mendukung Seno-Dayat. Senada dikemukakan anggota Fraksi Amanat Bangsa dan Demokrat, Dhofari. “Ya, kalau saya secara pribadi memang lebih menginginkan agar PAN bergabung dengan PDIP,” kata dia. (JN01)

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...