Jowonews

Logo Jowonews Brown

KPU Semarang Gelar Kirab Pilwalkot Damai

pilwalkotSemarang, Jowonews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Semarang adakan Deklarasi Pilwakot dan Kirab Sosialisasi Pasangan Calon walikota dan wakil walikota tahun 2015 bersama dengan ketiga pasangan calon disepanjang Jalan Pemuda depan balaikota, semarang, Jum’at (27/8) sore. Dalam kirab ini, para pasangan calon diperkenankan membawa masa dan timnya untuk saling pamer kemeriahan dalam iring-iringannya. 

Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono Semarang menghimbau bagi masyarakat agar memahami kirab kampanye damai ini sebagai bentuk pengenalan terhadap paslon, bagi warga yang ingin menonton dipersilahkan dengan aturan tertib dan tidak membuat kerusuhan demi keamanan pelaksanaan kirab,” ujarnya setelah memulai acara.
Acara tersebtut berpusat di Balaikota Semarang dengan rute jalan melalui Jalan Menteri Supeno, melewati Brigjen Sugiarto, melewati Jalan Soekarno Hatta, Citarum Bubakan, melewati Jalan Cendrawasih dan Finish di Balaikota. Arak-arakan tersebut berjalan sesuai dengan nomer urut peserta pilwakot. Tavip 

Pasangan calon Wali Kota nomor 1, Soemarmo dan Zuber Safawi membawa ‘Warak’ sebagai mobil utama, sedangkan dibelakanganya diikuti oleh 4 mobil VW dan komunits motor yamaha, yang ditengah-tengahnya dengan mobil bak terbuka dengan stiker “Semar” yang artinya Semangat Marmo yang mengangkut lakon punokawan dengan stiker yang Semarang tersebut. 
Sedangkan pasangan calon walikota Hendi dan Ita, menggunakan mobil Jeep sebagai mobil utama dengan diikuti jeep-jeep lain dibelakangnya. Dan yang paling terakhir, pasangan calon sigit dan agus menggunakan jeep keluaran terbaru, jeep rubicon. Dibelakangnya mengikuti komunitas vespa yang juga ikut iring-iringan.
Saking banyaknya masa yang ikut berieringan, KPU kota Semarang sudah mempersiapkan untuk menjaga kelancaran dan keamanan acara deklarasi dan kirab sosialisasi ini, KPU kota Semarang memberikan para pasangan calon membawa 10 mobil dan 50 sepeda motor untuk mengikuti kampanye damai bersama ini. Setiap mobil dan motor yang mengikuti pawai, diberi stiker nomor urut oleh KPU Kota Semarang agar tidak ada pendukung gelap yang masuk. (JN14)
BACA JUGA  20 Tahun Jadi TKI tak Digaji, Orang Kendal Depresi

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...