Jowonews

Logo Jowonews Brown

Mbak Ita Konsepkan ‘Palu Gada’,Untuk Pemberdayaan PKK

itaSEMARANG, Jowonews.com – Hasil kreatifitas para ibu rumah tangga di Semarang rupanya tak bisa dipandang sebelah mata. Aneka kerajinan dan hasil olahan menjadikan kesibukan tersendiri. Lebih penting lagi bisa menjadi penghasilan tambahan.

Hal itu dilihat calon Wakil Walikota Semarang Hevearita GR yang akrab disapa Mbak Ita, saat mengunjungi Rumah Pintar Lavender di Komplek RW 11 Blok AM Perumahan Bukit Kencana Jaya, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, kemarin.

“Sebagai satu-satunya calon yang berasal dari kaum perempuan, saya memang fokus terhadap pemberdayaan perempuan. Ternyata disini (Ruamah Pintar Lavender, red) sudah berjalan kegiatan pemberdayaan perempaunnya,” katanya.

Disitu Mbak Ita berkesempatan menjajal membuat telur asin bersama warga. Ia menilai kerajinan olahan makanan tersebut bisa dikembangkan menjadi kluster Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Selain itu, Rumah Pintar Lavender juga menghasilkan karya ibu-ibu lainnya, mulai kerupuk, egg rool, bandeng cabut duri, telur asin, kerudung, hingga batik. Bahkan produk-produk ini sudah dipasarkan secara swadaya meski terbatas.

“Potensi yang dimiliki kaum perempuan disini sudah ada, tinggal bagaimana pemasaran dan pengembangan lebih maju baik secara permodalan maupun jejaring pemasarannya,” tambah Mbak Ita.

Setelah mencicipi, Mbak Ita berupaya jika kumpulan PKK seperti di RW 11 ini bisa dijadikan sentra semua kebutuhan makanan ringan. “Intinya kita gagas ‘Palu Gada’ apa yang elu butuh, gua ada, jadi tak usah jauh-jauh pesan telur asin ke Brebes, pesen egg rool ke Blora. Disini disediakan semua,” bebernya.

Sementara, Ketua Rumah Pintar Lavender Maya Sopha Dianty mengatakan Rumah Pintar itu sudah diresmikan sejak 2006. Namun baru serius dimanfaatkan untuk industri kreatif dua bulan lalu.

“Meski baru dua bulan kita sudah beromset sekitar Rp.3 juta perbulan. Hasil produknya, kami pasarkan ke sekitar sini, kemudian kantor-kantor, dan yang berkunjung kesini,” jelasnya.
Dari hasil dialog dengan ibu-ibu di Rumah Pintar Lavender, Ita mengakui kendala yang dihadapi adalah permodalan sehingga ke depannya akan dibantu jika dirinya terpilih sebagai wakil wali kota.

BACA JUGA  TKN: Seluruh Program Jokowi Mengacu Pada Kemandirian Pangan

“Ada berbagai cara salah satunya melalui kebijakan Pemerintah Kota Semarang pastinya ada. Lainnya bisa melalui dana CSR perusahaaan baik BUMD maupun swasta, nanti kita juga akan bantu pemasaran berbentuk rekanan dengan pusat oleh-oleh yang ada di Semarang,” tukasnya. (JN01)

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...