Jowonews

NU-Muhammadiyah Ingin Bupati Kendal Bermoral

 

danial NUKENDAL, Jowonews.com—Dua organisasi massa (ormas) terbesar di Kendal, yaitu Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah berharap pemilihan kepala daerah (Pilkada) 9 Desember akan melahirkan bupati baru. Bupati yang memiliki moral yang baik serta memiliki visi dan misi untuk membangun dan memajukan Kendal.

Kedua Ormas mengaku telah memberikan dukungan moral dan imbauan kepada partai politik di Kendal agar mengusung calon bupati yang memiliki integritas dan moral yang baik.

 “Yang memiliki hak dan peluang untuk mengusung balon bupati dan wakil bupati  adalah parpol. Kami sebagai ormas hanya bisa memberikan masukan, agar jangan salah dalam mengusung calon,” ujar Ketua PCNU Kendal, Muhammad Danial, Selasa (9/6).

 Dikatakannya, NU sudah melayangkan surat dan berkoordinasi dengan semua parpol di Kendal terkait Pilkada Kendal 2015 ini. Termasuk mengusulkan kriteria balon pemimpin di Kendal.

 Beberapa poin utama yang diinginkan NU adalah pemimpin yang memiliki karakter untuk memimpin yang jujur tegas dan bermoral. “Perihal siapa-siapa nama balon yang akan diusung, kami menyerahkannya kepada masing-masing parpol. Tapi kami sudah memberikan masukan dan kriteria pemimpin kepada semua parpol,” jelasnya.

Utamanya, lanjut Danial adalah pemimpin yang memiliki moral yang baik. Yakni bisa dijadikan tauladan semua prilaku kesehariannya oleh seluruh masyarakat di Kendal. baik kehidupan keluarga, pemahaman soal agama dan sebagainya.

“Dalam pembangunan fisik, punya progres yang jelas tentang pembangunan di Kendal kedepan. Seperti pembangunan infrastruktur jalan yang selama ini kami lihat sangat lamban. Jadi pemimpin bisa dijadikan teladan semua kalangan,” tambahnya.

Hal senada dikatakan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) H Muslim. Dia mengatakan menginginkan pemimpin atau bupati baru bagi masyarakat Kendal. “Yakni pemimpin yang memiliki kesalehan dalam agama dan kesalehan sosial di masyarakat. Jadi jelas moralnya harus baik dulu, sehingga memiliki kejujuran dan dapat dijadikan teladan bagi masyarakat,” katanya.

Tapi sejauh ini, Muhammadiyah belum menentukan sikap akan mendukung salah satu pasangan balon meskipun sudah ada sejumlah nama balon bupati yang sudah bermunculan.  “Dukungan nanti kami berikan setelah ada penetapan pasangan calon oleh KPU,” tambahnya. (JN01)

Tinggalkan komentar