Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Polda Olah TKP Kecelakaan di Kudus

KUDUS, Jowonews.com – Unit Laka Lantas Polda Jawa Tengah bersama Satlantas Polres Kudus, Senin, menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tunggal bus Tiara Mas di Jalan Lingkar Timur Kudus yang mengakibatkan enam korban meninggal dunia.

Menurut Kepala Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum (Bin Gakkum) Ditlantas Polda Jateng AKBP Pungky Buana Santoso dihubungi lewat telepon dari Kudus, Senin, olah TKP kecelakaan bus di Jalan Lingkar Kudus, turut Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kudus itu, merupakan upaya Polda Jateng membantu Satlantas Polres Kudus melakukan olah TKP kecelakaan tersebut.

Untuk sementara, kata dia, laka lantas di Kudus dengan korban meninggal enam orang merupakan laka lantas dengan korban cukup banyak untuk saat ini.

“Untuk mengetahui apakah kejadian tersebut yang paling menonjol di Jateng, tentunya harus membuka data terlebih dahulu,” ujarnya.

Dari enam korban meninggal, kata dia, tiga orang di antaranya meninggal dunia di tempat kejadian perkara, sedangkan korban lainnya ada yang saat menjalani perawatan di rumah sakit.

Penyelidikan olah TKP menggunakan program Traffic Accident Analyst (TAA), kata dia, untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan secara presisi.

Melalui program TAA tersebut, kata dia, akan menghasilkan visual laju bus terakhir sebelum mengalami kecelakaan, termasuk arah bus mengalami oleng hingga terguling.

Meskipun sopir bus berbicara lain, kata dia, hasil dari program TAA akan dijadikan dasar untuk mendalami penyebab terjadinya kecelakaan, sekaligus untuk penetapan tersangka dalam kecelakaan tersebut.

Kehadiran tim Unit Laka Lantas Polda Jateng ke Kudus, kata dia, tentunya menjadi pengalaman berharga bagi Unit Laka Lantas Polres Kudus karena sebelumnya mereka juga mendapatkan pelatihan olah tempat kejadian perkara kecelakaan lalu lintas menggunakan program TAA dengan fotogrametri.

BACA JUGA  Polda Jateng Terapkan Maximum Security

Hasil olah TKP dengan fotogrametri, akan dimasukkan ke dalam program khusus yang disediakan, kemudian akan diketahui sejumlah data penyebab terjadinya kecelakaan.

Dalam melakukan olah TKP, tim Unit Laka Lantas Polda Jateng memulai dari tempat tergulingmya bus, tepatnya di tikungan bancak hingga jarak 100 meter sebelah utara tikungan.

Selain itu, petugas juga mengukur ketajaman tikungan yang merupakan lokasi terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Kudus AKP Aron Sebastian menambahkan, terkait sopir yang mengemudi apakah sopir pengganti atau tidak masih didalami dari pihak operator bus tersebut.

Terkait penerangan jalan di lokasi kejadian, kata dia, memang tidak tersedia, sehingga akan diupayakan agar di lokasi tersebut tersedia lampu penerangan jalan yang memadai.

Kecelakaan tunggal yang dialami bus Tiara Mas yang mengangkut wisatawan asal Sidoarjo, Jawa Timur di Jalan Lingkar Timur Kudus pada Minggu (8/5) sekitar pukul 03.00 WIB itu, mengakibatkan enam korban meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Direktur Umum RS Mardi Rahayu Kudus Pujianto menyampaikan ralat data pasien korban kecelakaan lalu lintas yang dirawat di RS Mardi Rahayu Kudus untuk saat ini hanya tersisa 10 orang, sedangkan satu pasien yang sempat dirawat di ruang khana meninggal pada Minggu (8/5) karena mengalami luka cukup parah.

Adapun jumlah total korban kecelakaan yang masuk ke RS Mardi Rahayu Kudus pada Minggu (8/5), kata dia, sebanyak 24 orang, empat korban di antaranya sudah meninggal.

Dari 20 korban, kata dia, tiga orang di antaranya tidak menjalani perawatan karena hanya mengalami luka ringan, sedangkan 11 orang menjalani rawat inap dan enam orang rawat jalan.

Sementara korban kecelakaan bus nahas yang lainnya, ada yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Loekmonohadi Kudus berjumlah tujuh orang, satu orang di antaranya meninggal dunia.

BACA JUGA  Polda Jateng Ungkap Penimbunan Masker dan Antiseptik di Semarang

Karena tiga orang hanya rawat jalan dan diperbolehkan pulang, tiga pasien lainnya meminta paksa untuk ikut pulang karena alasan rumahnya jauh. (jn16-ant)


Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...