Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

RTLH di Jateng Akan Terus Dikurangi

Ganjar saat di KSI BanjarnegaraSemarang, Jowonews.com – Guna memeratakan pembangunan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya mengurangi jumlah rumah tidak layak huni yang tersebar di 35 kabupaten/kota di provinsi setempat secara bertahap dengan melibatkan berbagai pihak.

“Di Jateng saat ini tercatat sekitar 2.100 unit RTLH dan akan terus kami kurangi jumlahnya secara bertahap,” kata Gubernur Ganjar Pranowo di Semarang, Senin.

Menurut Ganjar, hasil yang akan dicapai terkait dengan upaya pengurangan jumlah RTLH di Jateng bisa maksimal jika didukung oleh berbagai pihak, termasuk pihak swasta. “Ini perlu ‘dikeroyok’ bareng-bareng agar cepat teratasi, apalagi jika dibantu oleh perusahaan-perusahaan yang memberikan CSR (corporate social responsibility),” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa setiap RTLH milik warga akan mendapat dana bantuan untuk perbaikan Rp10 juta yang berasal dari APBD Provinsi Jateng yang dialokasikan tiap tahun. “Dana bantuan dari Pemprov Jateng itu tidak akan cukup untuk memperbaiki semua bagian RTLH sehingga perlu ada prioritas perbaikan,” katanya.

Ganjar menyebutkan bahwa kriteria rumah warga yang disebut RTLH dan berhak mendapat bantuan perbaikan, antara lain atap, lantai, dan dindingnya tidak layak untuk ditempati. “Masih banyaknya jumlah RTLH ini disebabkan tingginya angka kemiskinan di Jateng, dan ini yang akan terus kami kurangi,” pungkasnya. (JN03)

BACA JUGA  Jateng Selatan Kekeringan

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...