Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Said Aqil Bantah NU Pecah Karena Muktamar Jombang

said-aqilMagelang, Jowonews.com – Pasca ditetapkannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj yakin konflik di tubuh Nahdlatul Ulama pascamuktamar ke-33 di Jombang, Jawa Timur, tidak akan berlanjut.

Sebagaiamana diketahui, gelombang protes muncul karena keputusan menetapkan Saiq Aqil Siradj yang dinilai sarat kontroversi. “Semua pihak akan menerima hasil Muktamar ke-33 di Jombang dan tidak ada yang menggugatnya,” katanya usai acara halal bihalal Persatuan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiah Kaaffah di Ponpes Tegalrejo, Kabupaten Magelang, baru-baru ini.

Ia berjanji akan merangkul semua pihak, termasuk yang menolak hasil muktamar. “Saya yakin konflik tidak berlanjut dan tidak akan ada yang menggugat hasil muktamar,” katanya.

Ia mengatakan konflik di tubuh NU yang muncul dalam muktamar itu hanya sekadar emosi sesaat. Said menyampaikan bahwa konflik dapat diartikan sebagai bagian dari dinamika berorganisasi dan bukan kemarahan atau permusuhan sejak lama. Menurut dia hal itu biasa terjadi di kalangan NU sehingga tidak akan berkembang menjadi masalah besar.

Sebagai informasi, KH. Said Aqil Sirdj ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmad 2015 – 2020 dalam Muktamar ke-33 di Jombang, Jawa Timur, setelah dalam pemungutan suara unggul atas pesaing terdekatnya, H. As’ad Said Ali. Kang Said berhasil mengantongi dukungan 287 suara, sementara H. As’ad mendapatkan 107 suara.

Namun KH Sholahuddin Wahid dan KH Hasyim Muzadi memprotes keputusan tersebut yang dinilainya sarat kontroversi. (JN03)

BACA JUGA  Diprotes Warga, Tempat Karaoke di Kendal Disegel

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...