Jowonews

Logo Jowonews Brown

Walikota Tetapkan Masa Tanggap Darurat, Pedagang Direlokasi di Pasar Jalan Pengapon

Pasar Johar kebakaran. (Foto: IST)
Pasar Johar kebakaran. (Foto: IST)
Pasar Johar kebakaran. (Foto: IST)

Semarang, Jowonews.com – Pasca terbakarnya pasar tradisional terbesar di Jawa Tengah, Pasar Johar, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menetapkan 14 hari kedepan merupakan masa tanggap darurat penanganan kebakaran Pasar Johar.

Selain itu, Hendi meminta kepada pedagang Pasar Johar agar tidak panik. “Kami imbau jangan panik untuk saudara-saudaraku pedagang Pasar Johar,” katanya kepada wartawan, Ahad (10/5).

Hendi mengatakan, dalam masa tanggap darurat itu pihaknya juga akan melakukan upaya dan langkah strategis agar pedagang Pasar Johar bisa segera berjualan. “Harapannya upaya yang kami lakukan ini agar para pedagang (pasar johar) bisa berjualan dalam waktu yang tidak lama,” katanya.

Dalam insiden nahas itu, diduga si jago merah sudah melahap ratusan hingga ribuan kios di pasar yang legendaris itu. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kebakaran melahap Pasa Johar sejak Sabtu malam sekitar pukul 20.15 WIB. Diduga api bermula dari kios pakaian di lantai satu.

Tak kurang dari seribu pedagang kehilangan kiosnya di Pasar Johar Semarang akibat kebakaran yang terjadi sejak semalam. Hendi menyampaikan para pedagang itu akan ditampung sementara di Pasar Ikan Higienis. Mulai Ahad pagi, pedagang bisa memindahkan dagangannya ke pasar yang terletak di Jalan Pengapon tepatnya di sebelah Pasar Rejomulyo. Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga menyiapkan sarana transportasi untuk memindahkan barang dagangan. (JN03)

BACA JUGA  Walikota Ajak Warga Gunakan Hak Pilih

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca juga berita lainnya...