Jowonews

Logo Jowonews Brown

Kabar Ndeso

Yuni Mundur Dari PDIP, Pilih Nyalon Lewat Parpol Lain

pilkadaSRAGEN, Jowonews.com – Konstelasi politik di Kabupaten Sragen berubah cepat. Kusdinar Untung Yuni Sukowati yang maju sebagai bakal calon (balon) bupati, tidak melanjutkan proses seleksi yang dilakukan DPP PDIP di kantor DPD PDIP Jateng, Kamis (28/5).

Kepastian itu disampaikan langsung Kusdinar Untungng Yuni Sukowati, kemarin. Putri sulung mantan bupati Untung Wiyono beralasan rekomendasi akan jatuh ke kader yang menjadi struktur PDIP. Sedangkan dirinya bukan struktur. Sehingga memutuskan tidak melanjutkan proses di PDIP.

”Itu menurut feeling dan analisa saya saja. Jika nanti yang mendapat rekomendasi dari struktural partai. Maka saya memutuskan tidak  berangkat ke Semarang (mengikuti tes, red),” kata Yuni.

Dari tiga balon bupati yang mendaftar melalui mekanisme penjaringan, hanya Sugiyamto yang masuk jajaran structural DPC PDIP sebagai. Sedangkan calon lain selain Yuni dan Budiono Rahmadi yang bukan kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut.

Meski tidak melanjutkan proses di PDIP, Diretur Utama (Dirut) RSI Amal Sehat Sragen itu menegaskan tetap mencalonkan diri sebagai balon bupati, Desember mendatang. Tapi dia masih enggan menyebutkan parpol apa yang akan dijadikan kendaraan politik. Dia hanya menyampaikan rasa optimisnya untuk bisa memenangi pilkada Sragen.

”Untuk hal lain nanti ada waktunya. Yang bisa dipastikan sekarang saya pasti maju sebagai calon bupati. Mari kita bangun Sragen menjadi lebih baik ke depan,” ujarnya.

Ketua DPC PDIP Sragen, Bambang Samekto membenarkan kalau Yuni tidak berangkat dalam tes seleksi tahap kedua di Semarang. Terkait perdiksi rekomendasi yang disampaikan Yuni, dia meyakini jika tahapan
rekomendasi balon akan berjalan profesional dan objektif. Termasuk bagi kader luar partai.

Menurutnya, keputusan peraih rekomendasi mutlak menjadi kewenangan DPP PDIP. ”Mbak Yuni kami harapkan masih menjadi bagian dari PDIP. Saya sebenarnya mendukung beliau untuk maju. Namun jika keputusan tidak melanjutkan seleksi ya itu pilihan Mbak Yuni. Yang jelas, PDIP bukanlah parpol yang bergantung pada satu figur saja,” tandasnya. (JN01)

BACA JUGA  12 Srikandi Jadi Panwascam, Pekan Depan Dilantik

Simak Informasi lainnya dengan mengikuti Channel Jowonews di Google News

Bagikan berita ini jika menurutmu bermanfaat!

Baca juga berita lainnya...