Jowonews

Logo Jowonews Brown

Tersangka Siswa TN Diserahkan ke Kejari

MAGELANG, Jowonews.com – Kepolisian Resor Magelang, Jawa Tengah, melimpahkan tersangka dan barang bukti pembunuhan siswa SMA Taruna Nusantara Magelang ke Kejaksaan Negeri Mungkid, Kabupaten Magelang, Rabu (12/4). Berdasarkan pantauan sejumlah anggota Dalmas Polres Magelang bersiaga di Kejari Mungkid dan warga yang akan menuju Kejari diminta untuk tidak memasuki areal gedung Kejaksaan. Sekitar pukul 11.00 WIB … Baca Selengkapnya

Kajari Prioritaskan Berkas Pembunuhan Siswa TN

MAGELANG, Jowonews.com – Kejaksaan Negeri Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, meneliti berkas acara pemeriksaan kasus pembunuhan siswa SMA Taruna Nusantara setelah menerima pelimpahan BAP tersebut dari kepolisian setempat. “Sedang kami teliti kelengkapan formil dan materiilnya, kalau ada petunjuk akan kami sampaikan, tetapi kalau ternyata sudah lengkap kemudian tahap pelimpahan ke pengadilan,” kata Kepala Kejari Kabupaten Magelang … Baca Selengkapnya

AMR Ingin Minta Maaf ke Keluarga Korban

MAGELANG, Jowonews.com — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) turut melakukan pengawalan penanganan kasus pembunuhan terhadap siswa SMA Taruna Nusantara di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. “Kami ikut melakukan pengawasan yang terjadi di sini. Penyidikan sudah dilakukan sesuai undang-undang perlindungan anak, kondisi anak juga sehat dan menerima tanggung jawabnya,” kata Komisioner Bidang Kesehatan dan Napza KPAI Titik … Baca Selengkapnya

Berkas Pembunuhan di Taruna Nusantara Dikebut

SEMARANG, Jowonews.com — Kepolisian menargetkan berkas penyidikan kasus pembunuhan siswa SMA Taruna Nusantara Magelang dengan tersangka AMR (16) dapat selesai pekan ini.”Pekan ini target berkas penyidikan selesai,” kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono di Semarang, Selasa (4/4). Menurut dia, rekonstruksi adegan pembunuhan terhadap Kresna Wahyu Muhammad (15) telah digelar. Pelaksaan rekonstruksi itu sendiri, … Baca Selengkapnya

Polisi Selidiki Kematian Taruna PIP Semarang

Semarang, Jowonews.com – Polisi menindaklanjuti keberadaan taruna tingkat II Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Rio Arsa Kusumabahari (20) yang meninggal dunia usai mengikuti apel malam di kampusnya tersebut. Setidaknya lima saksi dimintai keterangan terkait kematian Rio.

Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto mengatakan  lima saksi tersebut adalah tiga teman sekamar korban, satu senior pembimbing, dan dokter poliklinik PIP Semarang. “Lima saksi yang sudah dimintai keterangan,” kata Wika di Mapolrestabes Semarang, Juma (17/10).

Meski demikian, Wika masih menunggu hasil visum dari dokter terkait adanya luka lebam di tubuh korban. “Kami masih tunggi hasil visum,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, taruna tingkat II Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang Rio Arsa Kusumabahari (20) meninggal dunia usai mengikuti apel malam di sekolahnya tersebut. Rio sempat dilarikan ke Rumah Sakit Roemani Semarang sebelum akhirnya meninggal dunia.

Siswa asal Dusun Kupang Dukuh, RT 07/ RW 02, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, itu diketahui jatuh pingsan ketika mengikuti apel pada Rabu (15/10) malam. Para siswa diminta berbaris saat apel untuk pengecekan kamar tidur tersebut.

Korban yang berdiri paling kiri di barisan itu tiba-tiba terjatuh di tempat tidur. Korban yang diketahui pingsan langsung dibawa rekan-rekannya ke RS Roemani yang tidak jauh dari politeknik itu. (JN05)

Baca Selengkapnya